Iklan by MUKI

Renungan

KEMENANGAN YANG ABADI

KEMENANGAN YANG ABADI, Lukas 24:1-9

Shalom saudara(i). Minggu prapaskah mengingatkan bersiap sambut hari kemenangan. Ada enam lilin dinyalakan serentak dan dimatikan satu tiap minggu sampai tiba minggu sebelum Jumat Agung. Paskah merupakan lanjutan peristiwa dari minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Sunyi. Peristiwa ini saling terkait satu dengan lainnya. Paulus menulis: “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” (I Korintus 15:3-4). Paskah peristiwa terbesar dalam sejarah dan menyakinkan bahwa Kristus telah disalibkan dan telah mati dan telah dikuburkan dan telah bangkit pada hari ketiga. Bangkit artinya memenangkan kuasa alam maut. Kematian bukan akhir hidup, tetapi dimulainya kehidupan lain yang berbeda. Lukas menulis secara rinci tentang peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus.

Selanjutnya...

Renungan Singkat

"Iman yang kecil bilang: Tuhan bisa melakukannya.

Iman yang besar bilang: Tuhan akan melakukannya.

Tapi iman yang dahsyat bilang: Sudah dilakukan!"

Tanpa Nama

Awas Jakarta Siaga Darurat Banjir

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Jakarta untuk mewaspadai intensitas curah hujan yang sangat tinggi pada bulan Januari - Februari 2014, ujar ...

| Pemda dan Kota Jakarta
Awas Jakarta Siaga Darurat Banjir
Senin, 13 Januari 2014 16:54

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Jakarta untuk mewaspadai intensitas curah hujan yang sangat tinggi pada bulan Januari - Februari 2014, ujar  Kepala Bidang Peringatan Dini BMKG, Ahmad Zakir.

 
| Pemda dan Kota Jakarta
Ahok Terus Perangi Mal Biang Kemacetan
Kamis, 05 Desember 2013 05:17

Basuki Tjahaja Purnama atau AhokJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan akan terus memerangi mal yang menjadi sumber kemacetan Ibu Kota. Citraland Mall dan Mall Taman Anggrek pun jadi sasaran berikutnya. "Semua mal yang menyebabkan macet akan ditindak," kata Ahok, sapaan akrabnya, saat ditemui di kantor Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Rabu, 4 Desember 2013.

 
| Pemda dan Kota Jakarta
Polisi Ditembak Orang Tak Dikenal di Dekat Gedung KPK
Kamis, 12 September 2013 07:57

Serangan beruntun yang dilancarkan orang tak dikenal kepada anggota polisi yang sedang berdinas di lapangan, mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan. Yang baru saja terjadi adalah penembakan terhadap Bripka Sukardi anggota Satuan Polisi Air Provost Baharkam Mabes Polri, Selasa malam pukul 22.20 WIB, 10 September 2013, di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, tak jauh dari Gedung KPK.

 
| Pemda dan Kota Jakarta
Rasa Empati Wagub DKI Jakarta Ahok Selamatkan Anak Putus Sekolah
Jumat, 30 Agustus 2013 09:34

Setali tiga uang, Gubernurnur DKI Jakarta Djoko Widodo dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama memiliki rasa kepedulian yang besar kepada setiap warganya. Belum lama berselang, wagub yang akrab disapa Ahok ini memberikan bantuan pendidikan kepada sepasang anak kembar berusia 13 tahun.

 
| Pemda dan Kota Jakarta
Gara-gara Beda Agama Belum Pernah Ketemu Langsung Menolak
Kamis, 29 Agustus 2013 00:12

Susan Jasmine Zulkifli yang kini bertugas sebagai Lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan,  adalah salah satu pejabat yang tegar. Ia tetap menjalankan tugasnya untuk melayani masyarakat, meski dirinya didemo oleh sebagian warga yang selama ini dilayaninya dengan baik. Tak tanggung-tanggung, Susan dituntut untuk  meninggalkan wilayah tugasnya Lenteng Agung, karena Susan beragama Kristen.

 
| Pemda dan Kota Jakarta
Lurah Beragama Kristen Ditolak Warga Lenteng Agung
Sabtu, 24 Agustus 2013 09:41

Keadaaan cukup memprihatinkan dipertontonkan sebagian warga Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Mereka menolak Lurah Susan Jasmine Zulkifli karena beragama Kristen. Keinginan warga yang tidak mencerminkan sikap kebhinekatunggalikaan di Tanah Air  itu, ditolak oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

 
| Pemda dan Kota Jakarta
Wujudkan Impian Bung Karno Jokowi akan Bangun Gedung Opera di Waduk Ria Rio
Jumat, 23 Agustus 2013 23:48
Untuk mewujudkan impian Presiden I RI Soekarno, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan membenahi Waduk Ria Rio di Pulogadung, Jakarta Timur. Waduk itu nantinya tidak hanya dijadikan penampung air untuk mengatasi banjir, tetapi juga akan dibangun taman dan opera house atau gedung opera yang bisa dimanfaatkan untuk pertunjukan serta hiburan bagi warga Jakarta.
 
| Pemda dan Kota Jakarta
Libur Lebaran Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan
Minggu, 28 Juli 2013 20:28

Pelayanan kesehatan di DKI Jakarta tetap berjalan selama libur Lebaran tahun 2013, meski sebagian besar warga Jakarta meninggalkan Ibu Kota. Pemprov DKI berjanji pelayanan kesehatan di Puskesmas Kelurahan, Puskesmas Kecamatan, rumah sakit umum daerah (RSUD), dan rumah sakit mitra Pemprov tetap berjalan.

Sebagaimana diketahui, sesuai dengan ketetapan pemerintah pusat, pegawai negeri sipil (PNS) mendapatkan jatah libur Lebaran selama 7 hari yakni 5-11 Agustus. Bagi kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilarang untuk menambah cuti Lebaran. Namun, untuk pegawai lainnya diberikan kuota sebesar 5 persen dari total jumlah PNS DKI yang bisa mengambil cuti.

"Pemprov DKI tetap seperti tahun sebelumnya berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan maksimal. Maka bagi warga yang merayakan Lebaran di Jakarta tidak perlu khawatir atas pelayanan kesehatan selama Lebaran nanti, kata Kepala Dinas Kesehatan DKI, Dien Emawati, di Jakarta, Minggu (28/7).

Dien mengatakan, pelayanan kesehatan di puskesmas kelurahan hanya akan libur dua hari yakni pada 8-9 Agustus 2013. "Pelayanan kesehatan di puskesmas kecamatan akan tetap buka 24 jam. Untuk RSUD dan poliklinik saat tanggal merah libur. Tetapi, untuk IGD akan tetap buka melayani yang membutuhkan. Tapi untuk puskesmas kelurahan libur dua hari yakni tanggal 8-9 Agustus pas hari Lebarannya," ujar Dien.

Dien mengutarakan, untuk tenaga medis yang berjaga, disesuaikan dengan keadaan. Namun, ada pengaturan untuk tenaga medis muslim dan non-muslim. "Yang muslim akan diatur jam masuknya, namun lebih banyak non-muslim yang masuk saat hari Lebaran. Karena kita juga memberikan kesempatan untuk merayakan Idul Fitri," ujarnya.

Jumlah puskesmas di Jakarta saat ini sudah sangat memadai. Bahkan, puskesmas tingkat kecamatan sudah beroperasi selama 24 jam. Puskesmas kelurahan jumlahnya mencapai 295 unit dan puskesmas kecamatan 44 unit. Selain itu, terdapat 7 RSUD yang juga siap melayani warga Jakarta.

Sementara itu, untuk persiapan mudik, pihaknya menyiagakan 53 posko kesehatan yang akan membantu pelayanan kesehatan selama berlangsung arus mudik dan arus balik. Namun, jika ada pasien yang membutuhkan tindak lanjut, maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. (Andi)

 
| Pemda dan Kota Jakarta
Keberadaan PKL di Badan Jalan Memicu Tumbuh Parkir Liar
Sabtu, 27 Juli 2013 07:25

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meyakinkan bahwa tidak akan ada lagi perputaran uang untuk parkir liar di Tanah Abang jika pedagang kaki lima (PKL) mau pindah ke dalam gedung Blok G Tanah Abang.

Basuki mengatakan, keberadaan PKL di badan jalan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, telah memicu tumbuhnya parkir liar yang dikelola secara tidak resmi. Oleh karena itu, ketika Pemerintah Provinsi DKI ingin menertibkan keberadaan PKL di sana, muncul reaksi menolak relokasi PKL.

"Jadi, maunya apa? Maunya memang jualan di jalan. Maunya apa? Preman-preman mau dapat uang parkir liar. Persoalan itu kalau kita tertibkan, enggak ada lagi (aliran uang) ke parkir liar," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (26/7).

Basuki menuturkan, bisnis perparkiran liar memang menggiurkan. Ia mengungkapkan, satu mobil pedagang bisa dikenai tarif parkir Rp 150.000 hingga Rp 200.000 per hari. Ia mengatakan, jika PKL ini ditertibkan, tidak ada lagi uang mengalir ke parkir liar.

"Kita bayangin saja kalau seribu kendaraan, itu berapa duit perputaran uang di sana," kata Basuki.

Selain parkir, lapak PKL juga ternyata berkontribusi pada perputaran uang di Tanah Abang. Sewa lapak, kata Basuki, bisa mencapai Rp 2 juta per bulan. Artinya, jika ada sekurang-kurangnya 500 lapak, bisnis ini meraup pundi-pundi sebesar Rp 1 miliar per bulan.

Menurut Basuki, Pemprov DKI Jakarta tidak asal mengusir PKL. Ia memastikan bahwa Pemprov DKI menyediakan tempat yang layak untuk berjualan di Blok G Tanah Abang. Jembatan yang diinginkan PKL pun akan dibuat. Tak hanya itu, PKL dibebaskan dari cicilan dana bangunan selama enam bulan pertama.

"Jadi kan keterlaluan (kalau tetap nolak). (Pedagang lama) bisa iri lho, mereka bayar sewa 20 tahun. Ini kalian masuk enam bulan enggak bayar," kata Basuki.

Di sisi lain, Basuki merasa heran dengan perkataan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana yang menyebutkan PKL pasti tak mau masuk ke Blok G Tanah Abang. Menurut Lunggana, apabila Pemprov DKI tetap bersikeras memindahkan PKL ke Blok G Tanah Abang, ia yakin bahwa para PKL itu akan berdagang di luar lagi.

Saat berkomunikasi dengan para PKL, Lunggana mendapati para pedagang tersebut sepakat untuk direlokasi. Namun, mereka tidak setuju dipindahkan ke Blok G Tanah Abang. (Rahmat)

 
| Pemda dan Kota Jakarta
Jokowi Meminta Wakil Ketua DPRD DKI Tidak Tersinggung
Sabtu, 27 Juli 2013 07:14

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meminta agar Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana tidak tersinggung oleh pernyataan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Jokowi meminta semua pihak memaklumi Basuki yang suka bicara ceplas-ceplos dan tegas.

Hal itu disampaikan oleh Jokowi sehubungan dengan pernyataan Lulung, sapaan Abraham Lunggana, yang menyarankan agar Basuki memeriksakan kesehatan jiwanya. Lulung menilai Basuki berbicara sembarangan tentang pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang. Lulung meminta kepada Jokowi untuk menegur Basuki agar tidak berbicara seenaknya.

"Benar, Haji Lulung kemarin ngomong ke saya agar menegur Pak Wagub. Saya sampaikan ke pimpinan DPRD kalau karakter Pak Wagub memang tegas seperti itu dan karakter itu memang sulit untuk diubah," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Jumat (26/7/2013).

Kendati demikian, Jokowi meminta agar hal ini tidak perlu dibesar-besarkan ke publik. Hal itu disebabkan karakter seseorang sulit diubah dan karakter tegas Basuki sudah mendarah daging. Ia juga meminta DPRD DKI untuk dapat maklum dengan memahami karakter Basuki.

"Enggak usah rame-rame dan dibesar-besarkan untuk urusan itu. Haji Lulung hanya menyampaikan ke saya kalau Pak Ahok beri statement jangan keras-keras. Ya sudah, saya sampaikan memang karakternya Pak Ahok begitu," kata Jokowi.

Saat ditemui dalam kesempatan berbeda, Lulung mengaku tersinggung ketika Basuki menyebutkan ada oknum DPRD DKI yang ikut bermain di dalam penataan PKL dan preman di Pasar Tanah Abang. Terlebih lagi, Basuki pernah mengeluarkan wacana kalau PKL yang menolak direlokasi akan dipidanakan.

Lulung mengatakan, sebagai seorang pejabat negara, tak sepantasnya Basuki mengeluarkan pernyataan tersebut. "Saya tersinggung, tersinggung di sini artinya Wagub ngomong-nya jangan selengekan dong. Kalau ada oknum, siapa oknumnya, berhadapan sama saya, Haji Lulung," kata Lulung.

Oleh karena itu, Lulung meminta Jokowi untuk menegur Basuki yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial. Lulung pun mengatakan bahwa sikap dan ucapan Jokowi tentang karakter Basuki itu telah membuatnya tenang. (Rahmat)

 
MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir

Halaman 1 dari 18