Iklan by MUKI

Renungan

Renungan Awal Tahun: "Berjalan Bersama Tuhan"

Pembimbing: Mazmur 23:1-6, Renungan: Mikha 4:1-5

Saudara-saudara yang kekasih dalam Yesus Kristus, hari ini kita memulai langkah baru, perjalanan baru di tahun 2015. Nats pembimbing telah mengarahkan hati kita pada kerinduan suatu masa berada dalam asuhan Gembala yang baik. Kalau membaca dengan baik-baik dan cermat, maka sangat jelas tulisan Raja Daud dalam Mazmur 23 memberikan semua jaminan tentang yang kita butuhkan saat ini sebagai manusia di tahun yang baru ini. Ayat 1-3, Allah memberikan pemeliharaan yang tak pernah kurang, kita dapatkan sepanjang kita bersama dengan Tuhan. Ayat 4, Allah memberikan jaminan perlindungan sepanjang hari terus menerus kala kita bersama dengan Tuhan. Ayat 5, Allah memberikan berkat yang cukup bahkan melimpah dan memampuhkan kita dapat berbagi dengan orang lain jika kita bersama dengan Tuhan. Ayat 6, Allah memberikan jaminan kebersamaan dengan Tuhan sepanjang hari-hari kita di dunia ini. Inilah kerinduan saudara dan saya, inilah kerinduan kita semua di tahun baru ini. Inilah juga kerinduan setiap umat Tuhan, kerinduan setiap keluarga, kerinduan tiap orang percaya, berada dalam asuhan Gembala yang baik.

Selanjutnya...

Renungan Singkat

"Jarak paling jauh antara masalah dengan solusi hanyalah sejauh lutut dengan lantai. Orang yang berlutut pada Tuhan bisa berdiri untuk melakukan apapun !"

Tanpa Nama

Kristen | Kebangsaan
Pemerintah Siapkan PP Terkait Ormas PDF Cetak E-mail Dibaca: 353
PostAuthorIcon Otto Ismail    PostDateIcon Rabu, 03 Juli 2013 18:34

Pemerintah sedang mempersiapkan peraturan tentang organisasi kemasyarakatan (ormas) pascapersetujuan DPR untuk disahkannya RUU Ormas di sidang paripurna, Selasa, kata Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kemdagri Tanribali Lamo.

"Langkah yang kami kerjakan dalam waktu dekat adalah menindaklanjuti dengan pembentukan PP (peraturan pemerintah) serta melakukan sosialisasi terhadap ormas dan pemerintah daerah," kata Tanribali di Jakarta, Selasa.

PP tersebut akan mengatur antara lain mengenai mekanisme pendaftaran surat keterangan terdaftar (SKT) dan pemberdayaan ormas. Selain itu juga akan disusun PP yang diperlukan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam menindaklanjuti ketentuan terkait ormas asing.

Lebih lanjut Tanribali mengatakan ormas yang wajib mendaftarkan keberadaan organisasi mereka adalah ormas yang baru terbentuk dan ormas yang SKT-nya sudah tidak berlaku.

"Masa pendaftaran ormas itu empat tahun, kalau sudah habis masanya mereka harus memperbarui sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam UU ini," jelasnya.

Sementara itu, bagi ormas yang sudah berdiri sejak sebelum masa kemerdekaan tidak diwajibkan mendaftar dan diberlakukan peraturan khusus di dalam UU itu. Organisasi keagamaan dan buruh juga tidak termasuk dalam kategori ormas, sehingga aktivitasnya tidak diatur di dalam UU Ormas.

RUU Ormas akhirnya disetujui untuk disahkan meskipun beragam penolakan masih mewarnai revisi UU Nomor 8 Tahun 1985 tentang Ormas itu. Sebanyak 139.957 ormas tercatat keberadaannya di Tanah Air, dengan rincian 65.577 tercatat di Kemdagri, 25.406 di Kementerian Sosial, 48.866 di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) dan 108 ormas asing di Kemlu.

Dengan banyaknya ormas tersebut, ditambah dengan yang belum terdaftar, Pemerintah mendukung upaya DPR untuk mengatur segala bentuk aktivitas ormas di Tanah Air. (Lutfi)

Add comment

Komentar tidak mewakili pandangan umum Majelis Umat Kristen Indonesia. Dilarang untuk berkomentar yang mengandung hujatan, fitnah, SARA dan lainnya yang merusak kedamaian. MUKI berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dianggap tidak layak


Security code
Refresh