Iklan by MUKI

Renungan

KEMENANGAN YANG ABADI

KEMENANGAN YANG ABADI, Lukas 24:1-9

Shalom saudara(i). Minggu prapaskah mengingatkan bersiap sambut hari kemenangan. Ada enam lilin dinyalakan serentak dan dimatikan satu tiap minggu sampai tiba minggu sebelum Jumat Agung. Paskah merupakan lanjutan peristiwa dari minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Sunyi. Peristiwa ini saling terkait satu dengan lainnya. Paulus menulis: “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” (I Korintus 15:3-4). Paskah peristiwa terbesar dalam sejarah dan menyakinkan bahwa Kristus telah disalibkan dan telah mati dan telah dikuburkan dan telah bangkit pada hari ketiga. Bangkit artinya memenangkan kuasa alam maut. Kematian bukan akhir hidup, tetapi dimulainya kehidupan lain yang berbeda. Lukas menulis secara rinci tentang peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus.

Selanjutnya...

Renungan Singkat

"Hidup bisa memberi kita 100 alasan buat menangis, tapi Tuhan memberi kita 1000 alasan untuk tersenyum."

Tanpa Nama

Kristen | Kebangsaan
BAJU ADAT, SIMBOL KEBERAGAMAN PDF Cetak E-mail Dibaca: 109
PostAuthorIcon Mawardin Zega    PostDateIcon Jumat, 18 Agustus 2017 00:00

Jakarta, MUKINEWS. Dalam dua hari ini bangsa ini sedang kesohor dengan busana pakaian adat di medsos bukan tanpa sebab, karena

Jokowi sang Presiden di acara kenegaraan tampil beda kali ini dalam busana Bugis. Dan esok harinya hampir semua orang terkenal di negeri ini berlatahria dengan pakaian yang serupa walau tak pernah sama.

Itu juga yang dilakukan putra Nias, Yasona Laoli yang kini menjabat Menhukham. Entah ikut berlatahria atau memang ikuti jejak sang Presiden, Yasona tampil membalut dirinya dengan pakaian adat orang Nias lengkap dengan pernik-perniknya. Suatu kebanggaan busana tradisional ONO NIHA muncul dikeramaian terlebih di istana negara.

Dengan warna khas dominan merah dan kuning dipadukan motif garis-garis hitam melengkapi keindahannya. Apalagi ketika ikut serta mahkota indah disematkan di kepala menjadikannya sempurna.

Kekuatannya telah merekatkan hati orang-orang pemiliknya dari asal ia berasal dan keunikannya mengikat hati semua orang yang memandangnya dan menjadikannya pesona.

Bagi sebagian orang Nias diperantauan hal ini menggembirakan setidaknya pakaian yang hanya lazim terlihat membungkus penganten pria di pulau terpencil kini menjadi pusat perhatian di tengah acara kenegaraan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-72.

Pakaian adat adalah simbol-simbol dari suatu daerah yang memiliki sejarah tersendiri baik dari motif, model, bahan juga penik-perniknya. Busana adat adalah gambaran kekuatan dengan paduan keunikan yang hanya bisa dilihat dengan matahati yang jernih dengan kejujuran dan tanpa prasangka.

Indonesia memang pusat dari segala yang beda dan kita yang tinggal di rumah besar Indonesia ini harus menjaga yang beda itu, seperti menjaga busana adat agar kekuatan dan keunikan bukan menghasilkan perbedaan, tetapi malah sebaliknya memupuk keberagaman.

Terima kasih Jokowi, semoga bangsa ini tidak sekedar berlatahria dengan busana yang mempesona. Merdeka!.

Add comment

Komentar tidak mewakili pandangan umum Majelis Umat Kristen Indonesia. Dilarang untuk berkomentar yang mengandung hujatan, fitnah, SARA dan lainnya yang merusak kedamaian. MUKI berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dianggap tidak layak


Security code
Refresh