Iklan by MUKI

Renungan

KEMENANGAN YANG ABADI

KEMENANGAN YANG ABADI, Lukas 24:1-9

Shalom saudara(i). Minggu prapaskah mengingatkan bersiap sambut hari kemenangan. Ada enam lilin dinyalakan serentak dan dimatikan satu tiap minggu sampai tiba minggu sebelum Jumat Agung. Paskah merupakan lanjutan peristiwa dari minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Sunyi. Peristiwa ini saling terkait satu dengan lainnya. Paulus menulis: “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” (I Korintus 15:3-4). Paskah peristiwa terbesar dalam sejarah dan menyakinkan bahwa Kristus telah disalibkan dan telah mati dan telah dikuburkan dan telah bangkit pada hari ketiga. Bangkit artinya memenangkan kuasa alam maut. Kematian bukan akhir hidup, tetapi dimulainya kehidupan lain yang berbeda. Lukas menulis secara rinci tentang peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus.

Selanjutnya...

Renungan Singkat

"Sejauh mana engkau mau Tuhan campur tangan dalam hidupmu, maka sejauh itulah Dia akan campur tangan dalam hidupmu..."

Tanpa Nama

Kristen | Lintas Agama
Uskup Agung Jakarta: Dipilih untuk Melayani PDF Cetak E-mail Dibaca: 1657
PostAuthorIcon Yohanes    PostDateIcon Jumat, 10 Januari 2014 08:18

Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo menetapkan 2014 sebagai Tahun Pelayanan. Tahun Pelayanan dimulai pada 6 Januari bertepatan dengan Hari Raya Epifani, yang dikeluarkan melalui surat gembala yang dibacakan di semua paroki di KAJ pada Misa-misa Sabtu dan Minggu (4-5 Januari).

 

Seperti diwartakan Ucan Indonesia, Tahun Pelayanan 2014, kata Uskup Suharyo, mengambil tema “Dipilih untuk Melayani”. Tema tersebut dibaca dalam dua konteks — konteks gerejawi dan konteks tahun politik.

“Dalam konteks gerejawi, memilih dan melayani adalah dua kata amat dekat dengan jati diri kita sebagai murid-murid Kristus. Sementara dalam konteks politik, tema itu bisa dikaitkan dengan pemilu legislatif dan pemilu presiden-wakil presiden yang akan dilaksanakan pada tahun 2014 ini,” tulis uskup agung itu dalam surat gembalanya.

Dalam konteks tahun politik, kata Uskup Agung Suharyo, “Harapannya agar para tokoh yang akan terpilih dalam pemilu legislatif, pemilu presiden dan wakil presiden benar-benar melayani demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.”

Menurutnya, Tahun Pelayanan tidak bisa dipisahkan dari Tahun Iman dan Tahun Persaudaraan. Iman yang sejati akan berbuah persaudaraan. Belum atau kurang adanya  persaudaraan merupakan  tanda bahwa iman belumlah kuat dan mendalam.

“Persaudaraan yang sejati akan berbuah pelayanan yang tulus dan gembira. Persaudaraan yang yang tidak atau belum berbuah pelayanan kasih barulah egoisme dalam bentuk yang terselubung,” tambahnya.

Ia menyampaikan bahwa pelayanan mempunyai isi dan pengertian yang amat kaya. Setiap bentuk usaha untuk semakin memuliakan martabat manusia, mewujudkan kesejahteraan umum, mengembangkan solidaritas, memberi perhatian lebih kepada sudara-saudari kita yang kurang beruntung, dan melestarikan keutuhan ciptaan, adalah pelayanan.

“Apa yang harus kita lakukan, agar lingkungan kita menjadi semakin manusiawi dan dengan sendirinya semakin Kristiani pula. Dengan demikian kreativitas pelayanan akan berkembang pula,” kata Uskup Agung Suharyo.

Mgr Suharyo berharap kreativitas pelayanan dapat mewujudkan wajah gereja yang melayani yang semakin nyata di Keuskupan Agung Jakarta. Dalam rangka menghadirkan itu, pada awal 2014 ini akan diberlakukan pedoman dasar dewan paroki baru untuk semua paroki di Keuskupan Agung Jakarta.

Ia juga memberikan apresiasi dan sekaligus berterima kasih kepada seluruh umat di yang dengan peran berbeda-beda telah ikut membangun KAJ.

“Kita yakin melalui berbagai pelayanan sederhana yang kita lakukan dan prakarsa-prakarsa kreatif yang kita usahakan, baik sendiri maupun bersama-sama sebagai keluarga, komunitas, lingkungan, wilayah, stasi, paroki maupun keuskupan, kita menampakan kemuliaan Allah,” katanya menutup surat gembala tersebut.

 

Comments  

 
0 # FirstGuillermo 2017-11-25 13:42
I have noticed you don't monetize your site, don't waste your traffic, you can earn extra cash every month because you've got
hi quality content. If you want to know how to make extra bucks, search for: Boorfe's tips best adsense alternative
Reply | Reply with quote | Quote