Iklan by MUKI

Renungan

KEMENANGAN YANG ABADI

KEMENANGAN YANG ABADI, Lukas 24:1-9

Shalom saudara(i). Minggu prapaskah mengingatkan bersiap sambut hari kemenangan. Ada enam lilin dinyalakan serentak dan dimatikan satu tiap minggu sampai tiba minggu sebelum Jumat Agung. Paskah merupakan lanjutan peristiwa dari minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Sunyi. Peristiwa ini saling terkait satu dengan lainnya. Paulus menulis: “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” (I Korintus 15:3-4). Paskah peristiwa terbesar dalam sejarah dan menyakinkan bahwa Kristus telah disalibkan dan telah mati dan telah dikuburkan dan telah bangkit pada hari ketiga. Bangkit artinya memenangkan kuasa alam maut. Kematian bukan akhir hidup, tetapi dimulainya kehidupan lain yang berbeda. Lukas menulis secara rinci tentang peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus.

Selanjutnya...

Renungan Singkat

"Tuhan selalu ngasih harapan pada yang ngga menyerah, mujizat pada yang percaya dan Dia nggak ninggalin mereka yang berjalan bersamaNya."

Tanpa Nama

Kristen | Pelayanan MUKI
Bonar Simangunsong: "MUKI Hadir Untuk Memajukan Potensi Umat Kristen dan Bangsa" PDF Cetak E-mail Dibaca: 1407
PostAuthorIcon Majelis Umat Kristen Indonesia    PostDateIcon Kamis, 05 Desember 2013 04:52

Kika: M.T. Simamora dan Bonar Simangunsong"MUKI atau Majelis Umat Kristen Indonesia  adalah organisasi massa yang didirikan oleh para individu Kristen dari berbagai latar belakang aliran gereja, dan profesi pada tanggal 1 Desember 2005, di Jakarta. Organisasi ini dibentuk dengan maksud dan tujuan untuk mewujudkan jalinan kemitraan, kerjasama, persekutuan dan aliansi yang solid antara sesama anggota MUKI, antara ormas Kristen, Gereja-gereja, Lembaga-lembaga, yayasan dan komunitas Kristen di seluruh Indonesia, dan untuk memperjuangkan hak-hak dan tanggung-jawab umat Kristen dalam kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bernegara di Republik ini.

Sebagai salah satu wadah Ormas Kristen lintas denominasi dan profesi, MUKI ingin menjadi lembaga dan forum perjuangan, advokasi, edukasi, representasi dan transformasi alternatif  yang professional, idealis, progresif, profetis dan kooperatif dengan semua pihak, dengan berpegang teguh pada idealisme dan ajaran Kristen yang Alkitabiah dan pada UUD 1945 dan Pancasila, Dan ingin mengupayakan kesejahteraan baik berupa materil maupun moril bagi bangsa, masyarakat, gereja dan bagi anggotanya,"Demikian disampaikan Bonar Simangunsong, M.Si., Ketua Umum PP Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI), dalam konferensi Pers Deklarasi Nasional MUKI yang diadakan pada tanggal 20 November 2013, di Gedung Pertemuan Advent, Jakarta. Hadir dalam konferensi pers tersebut adalah Ketua DPD MUKI DKI Jakarta, Drs. M.T. Simamora.

"Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) lahir dan dibentuk berdasarkan tuntutan adanya suatu lembaga keumatan yang professional  sebagai tempat menghimpun dan  menaungi seluruh umat Kristen yang ada di Indonesia.  Tujuannya untuk mengembangkan dan memajukan potensi umat Kristen, juga menjalin kebersamaan dan kesatuan sesama umat Kristen yang mempunyai  komitmen dan dedikasi untuk menegakkan nasionalisme, Pancasila dan UUD 1945 dan tuntutan menjadi garam dan terang bagi bangsa.

Sebagai Organisasi Massa Kristen yang relatif masih baru, maka secara organisasi dan  professional, MUKI harus menyatukan visi dan misi, menyamakan persepsi, memilih dan menetapkan Pengurus Organisasi dengan semua perangkat-perangkat dan ketentuan-ketentuan Organisasinya, dari tingkat pusat sampai seluruh provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam rangka untuk membangun diri sebagai Organisasi Massa tingkat nasional sesuai dengan Undang-undang Ormas yang berlaku, dan dalam rangka untuk perkembangan dan kemajuan Organisasi, maka Para Pendiri dan Anggota yang sudah terdaftar sebagai Anggota MUKI melaksanakan Deklarasi Nasional atas Pendirian dan Pelantikan PP MUKI dan Pengurus Daerah MUKI se Indonesia, pada tanggal 20 November 2013, di Jakarta.

Sejak berdiri tanggal 1 Desember 2005, selama ini hanya ada MUKI DKI Jakarta, maka saat ini MUKI sudah ada di 10 Provinsi dan 7 Provinsi sedang dalam proses.

Menurut Bonar Simangunsong, Deklarasi Nasional Majelis Umat Kristen Indonesia dilakukan untuk Pertama, Memperkenalkan, mensosialisasikan dan mendeklarasikan keberadaan Ormas MUKI secara nasional. Kedua, Melantik dan mengesahkan Pengurus Organisasi dan seluruh perangkat-perangkatnya dari Tingkat Pusat sampai Daerah. Ketia, Untuk membentuk Struktur Organisasi secara lengkap, dari Badan Pendiri, Pengurus, Dewan Penasehat, Dewan Pembina dan lembaga-lembaga yang lain. Keempat, Membahas dan menyusun Program atau Rencana Kerja. Kelima, Membahas strategi pengembangan organisasi dan hal-hal strategis yang lain yang timbul dari pembahasan dan pembicaraan selama di forum Deklarasi.

Pada hari Deklarasi Nasional MUKI tersebut, MUKI juga menyelenggarakan Seminar Kebangsaan dengan Tema "Reaktualissi Empat Pilar Kebangsaan", dengan Keynote Speaker oleh Dirjen Potensi Pertahanan, Kemhan RI, DR. Ir. Pos. M. Hutabarat. Pembicara lainnya adalah: Laksda TNI (Purn) Prof. DR. Setyo Harnowo, dengan topik"Pertahanan Negara dalam upaya untuk mempertahankan NKRI"; Romo Edy Purwanto dengan Topik "Umat Kristiani Indonesia dan Revitalisasi Pancasila"; Prof. DR. Tukiran Tanurejo, dengan Topik "Internalisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari"; DR. Yudhie Haryono dengan Topik "Menegakkan Konstitusi, Selamatkan Bangsa"; dan Marsma TNI (Purn) Ibnu Kadarmanto, dengan Topik "Bhineka Tunggal Ika sebagai Mozaik yang Indah Bagi Indonesia".

Bonar Simangunsong berterima-kasih berterima-kasih kepada banyak pihak yang telah mendukung terselenggaranya Acara Deklarasi Nasional MUKI ini. Baik kepada panitia Deklarasi, anggota dan simpatisan MUKI, puluhan media/pers Kristen  dan mitra-mitra pelayanan MUKI. Terima-kasih kepada Bapak Putra Nababan atas atensi dan dukungannya bagi panitia Deklarasi.

Bertindak sebagai ketua dan sekretaris panitia Deklarasi Nasional MUKI adalah Emmy Sambo Tallesang dan Pdt. Jonner Sihombing, M.Th. Bendahara panitia Deklarasi adalah Mauly Hutauruk, M.A. (Hotben)

Comments  

 
0 # Alexander Thomas 2015-08-04 21:55
MUKI SULSEL Mengharapkan surat edaran ke beberapa wilayah Propinsi/kota untuk melengkapi kepengurusan.
Juuga SK Kemenhukum & HAM tentang kejelasan/keabsahan keberadaan MUKI.
Terima Kasih
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Alexander Thomas 2015-08-04 21:57
Mohon SK Kemenhukum & HAM dapapt dikirimkan kepada MUKI SULSEL
Reply | Reply with quote | Quote