Iklan by MUKI

Renungan

KEMENANGAN YANG ABADI

KEMENANGAN YANG ABADI, Lukas 24:1-9

Shalom saudara(i). Minggu prapaskah mengingatkan bersiap sambut hari kemenangan. Ada enam lilin dinyalakan serentak dan dimatikan satu tiap minggu sampai tiba minggu sebelum Jumat Agung. Paskah merupakan lanjutan peristiwa dari minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Sunyi. Peristiwa ini saling terkait satu dengan lainnya. Paulus menulis: “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” (I Korintus 15:3-4). Paskah peristiwa terbesar dalam sejarah dan menyakinkan bahwa Kristus telah disalibkan dan telah mati dan telah dikuburkan dan telah bangkit pada hari ketiga. Bangkit artinya memenangkan kuasa alam maut. Kematian bukan akhir hidup, tetapi dimulainya kehidupan lain yang berbeda. Lukas menulis secara rinci tentang peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus.

Selanjutnya...

Renungan Singkat

"Iman yang kecil bilang: Tuhan bisa melakukannya.

Iman yang besar bilang: Tuhan akan melakukannya.

Tapi iman yang dahsyat bilang: Sudah dilakukan!"

Tanpa Nama

REUNIAN 'GANK JIE IET'

(sebuah catatan di marche restorant grand indonesia)Malam itu memang semua janjian bertemu di Marche Restorant Grand Indonesia, itupun setelah melalui waktu yang cukup lama per...

| Ragam
REUNIAN 'GANK JIE IET'
Rabu, 21 Januari 2015 19:55

(sebuah catatan di marche restorant grand indonesia)

REUNIAN 'GANK JIE IET'

Malam itu memang semua janjian bertemu di Marche Restorant Grand Indonesia, itupun setelah melalui waktu yang cukup lama perencanaannya. Sebagian dari kami sebagai kelompok kecil pernah juga bertemu sekali dua kali,  jalan bersama, ya . . . sekedar makan-makan, shoping bareng atau hanya untuk konw konw saja lepaskan rasa kangen sebagai sahabat lama. Itu dilakukan secara berkelompok, sekali lagi berkelompok, kelompok kecil. Istilah kerennya pertemuan gank semacam kopdarlah, begitu istilahnya.

 
| Ragam
Kampung Bena Sepi Tanpa Kepentingan
Rabu, 24 Desember 2014 20:30

(sebuah catatan perjalanan di bajawa kabupaten ngada pulau flores)

Kampung Bena Sepi Tanpa Kepentingan"Kampung Bena" mula-mula nama itu terasa asing bagiku, sedikitpun tak menarik perhatian walau disebut sebagai perkampungan tradisional di tanah Flores yang dikenal dengan julukan negeri seribu suku. Tidak diragukan lagi keindahan tanah Flores, setahuku ada dua tujuan wisata dengan keindahan tak tertandingi negeri lain di Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat dan Danau Kalimutu di Kabupaten Ende.  Seorang kawan mengusulkan sejenak mampir ke Kampung Bena?  Kampung apa lagi, apa hebatnya? Itulah yang terlintas di dalam pikiranku saat itu. Pembicaraan terhenti sejenak tentang rencana ke Kampung Bena, tak ada kesan, tak ada sedikitpun keinginan mampir. Maklum pembicaraan beralih dengan tujuan baru pemandian air panas di So'a, daerah wisata alam air panas jaraknya sekitar satu jam perjalanan dari Bajawa ibu kota Kabupaten Ngada.

 
| Ragam
Persabahan Suster Patrice dan Ningrum Cermin Keindahan dalam Kemajemukan
Kamis, 16 Januari 2014 07:51

 

Persahabatan Suster Maria Patrice OSF dengan Ningrum Septianda sejatinya sudah terjalin sejak lama. Mereka berdua kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa, Yogyakarta. Namun, tali persahabatan dua perempuan berbeda keyakinan itu, baru menjadi perbincangan di media jejaring sosial, ketika seorang produser film dokumenter Lexy Rambadeta mengabadikan mereka berdua ketika bergandengan tangan sesaat akan menyeberang di Jalan Loji Kecil, Yogyakarta, dan mengunggah foto tersebut dalam akun facebook-nya pada 8 Januari lalu.

 
| Ragam
Walikota Bandung Mochamad Ridwan Kamil Ingin Jadikan Bandung sebagai Miniatur Tolenransi Beragama
Jumat, 10 Januari 2014 09:02

Sehari sesudah umat Kristiani merayakan Hari Raya Natal, Walikota Bandung Mochamad Ridwan Kamil dihadapan para wartawan menyatakan keinginannya untuk menjadikan kota Bandung sebagai miniatur toleransi beragama. Keinginan itu ia ucapkan ketika menghadiri Open House Natal di Katedral St. Petrus, Bandung, bersama Forum Kerukunan Umat Beragama.

Tentu saja, niat luhur tersebut pantas disambut dengan penuh sukacita. Mengingat selama ini hubungan antar umat beragama di tanah air, khususnya di wilayah Jawa Barat banyak mengalami gangguan. Indonesia yang plural, yang beragam, yang bhineka, memang wajib dijaga dan dipertahankan, terutama oleh pejabat publik yang sudah mendapat kepercayaan rakyat untuk memimpin.

Menanggapi pernyataan sang walikota itu, salah seorang umat yang enggan menyebutkan jatidirnya mengatakan, jika keinginan Ridwan Kamil itu masih harus diuji dalam praktik. “Sebab sehari menjelang perayaan Natal, kita mendengar Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Bandung tak bisa menjalankan ibadahnya. Sebuah kelompok intoleran memberitahu kepolisian setempat agar tak mengizinkan jemaat GBKP menjalankan ibadat Natal. Alasannya, gereja tersebut tidak memiliki izin. Dan seperti biasa, kepolisian tak mau repot.”

Tidak hanya di Bandung, tambahnya, jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Bekasi juga terpaksa menjalankan kebaktian Natal di depan Istana Negara. Penyebabnya sama, adanya tekanan dari kelompok intoleran yang memaksa umat untuk terusir dari gereja. Ini adalah kali kedua sejak tahun lalu, mereka harus beribadah di depan kantor Presiden SBY. Dan, selama ini presiden pun tidak menanggapi keluhan mereka, padahal penderitaan yang dirasakan jemaat sudah sangat lama.

Kelompok minoritas lain yang juga acap mendapat persekusi adalah kelompok Syiah dan Ahmadiyah. Di Sampang, kelompok Syiah diserang dan diusir dari tempat tinggalnya. Sedangkan kelompok Ahmadiyah diserang di berbagai wilayah, antara lain di Mataram dan Bogor. Penyerangan paling tragis terhadap kelompok Ahmadiyah terjadi pada 6 Februari 2011 di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Dalam aksi penyerangan ini, 3 orang tewas mengenaskan.

Sederet peristiwa intoleransi lain masih panjang daftarnya. Seluruhnya menunjukkan betapa masalah gesekan horisontal ini sebenarnya tak boleh dibiarkan terus berlangsung. Penyebaran kebencian yang dilakukan kelompok-kelompok intoleran harus dihentikan. Aparat keamanan tak boleh melempem. Pejabat publik harus berdiri di depan menyelamatkan konstitusi yang digerogoti pelan-pelan.

Di sini, peran kepala daerah seperti Walikota Bandung Ridwan Kamil diperlukan. Tak boleh ada keraguan sedikit pun bagi para pemimpin untuk mencegah meluasnya tindakan intoleransi. Kebhinekaan sebagai kekayaan negeri mesti dijaga agar rumah keindonesiaan tetap nyaman bagi kehidupan bersama.

 

 

 
| Ragam
Mengenal Jaringan Gereja Sahabat Kota
Sabtu, 12 Oktober 2013 23:22

Tiga Visi JGSK (Jaringan Gereja Sahabat Kota)  yaitu menjadi berkat antara gereja dengan gereja lainnya, gereja dan masyarakat, gereja dan Pemerintah untuk menuju ke transformasi kota. Guna mewujudkan hal itu, mereka intensif bertemu dan doa bersama. Salah satunya ialah pertemuan di Cengkareng, Jakarta-Barat (Senen, 07/10).

 
| Ragam
Ketua MK Akil Mochtar Gadaikan Keadilan Demi Menumpuk Harta
Sabtu, 05 Oktober 2013 12:14

Sepertinya tidak ada kata yang pas untuk menggambarkan kelakukan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, selain ungkapan betapa serakah dan tamaknya dia, sudah mendapat fasilitas mewah dan gaji besar, masih mencari tambahan dengan menggadaikan perkara yang ditangani kepada pencari keadilan.

 
| Ragam
Pengalaman Mengelola Diabetes Mellitus
Selasa, 24 September 2013 07:44

Diabetes mellitus atau kecing manis adalah suatu penyakit yang tidak berbahaya, apabila tidak ada penyakit lain yang menyertainya, atau tidak terjadi komplikasi. Penyakit akibat gaya hidup yang salah (pola makan tidak sehat, jarang berolahraga) ataupun karena keturunan ini, dapat dikelola dengan cara menjalankan Pola Hidup Sehat. Belakangan ini diabetes tidak hanya menyerang orang tua saja, tetapi juga kaum muda, bahkan remaja.

 
| Ragam
Kepemimpinan yang Berintegritas
Selasa, 24 September 2013 05:58

Ketua STTBI (Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia) Jakarta atau Seminari Bethel,  Pdt. Dr. Gernaida KR. Pakpahan) mewisuda wisudawan ke 27  di Jakarta (Rabu, 18/9) .

 
| Ragam
Konferensi UNICEF Anak Miskin di Indonesia Belum Tersentuh
Jumat, 13 September 2013 09:06

Dalam beberapa tahun terakhir ini, pembangunan ekonomi di Indonesia mengalami kenaikkan, namun sayangnya keberhasilan itu belum mampu mengangkat kehidupan anak-anak miskin di Indonesia. Hal itu terungkap dalam konferensi internasional ke-III yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang menjalin kerjasama dengan badan dunia PBB yang membidani masalah anak-anak UNICEF, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENA), di Jakarta, 11 Sepetember 2013.

 
| Ragam
Memburu Senpi Made in Cipacing
Rabu, 11 September 2013 07:54

Perburuan yang dilakukan aparat terhadap dua penembak gelap yang menyerang anggota polisi akhirnya bermuara di sebuah desa bernama Cipacing. Desa kecil yamg terletak di Kecamatan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat ini ternyata dikenal sebagai sentra kerajinan senapan angin. Kepolosan para perajin Cipacing dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab, mereka mendanai dan memesan senpi, yang kemudian dijual dan digunakan para teroris.

 
MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir

Halaman 1 dari 19