Iklan by MUKI

Email Suara Pembaca

Email
Subyek
Nama
Pesan
Please enter the followingpcaobrub
 Help us prevent SPAM!
 Kirim salinan ke email saya
   
 

Renungan

KEMENANGAN YANG ABADI

KEMENANGAN YANG ABADI, Lukas 24:1-9

Shalom saudara(i). Minggu prapaskah mengingatkan bersiap sambut hari kemenangan. Ada enam lilin dinyalakan serentak dan dimatikan satu tiap minggu sampai tiba minggu sebelum Jumat Agung. Paskah merupakan lanjutan peristiwa dari minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Sunyi. Peristiwa ini saling terkait satu dengan lainnya. Paulus menulis: “Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” (I Korintus 15:3-4). Paskah peristiwa terbesar dalam sejarah dan menyakinkan bahwa Kristus telah disalibkan dan telah mati dan telah dikuburkan dan telah bangkit pada hari ketiga. Bangkit artinya memenangkan kuasa alam maut. Kematian bukan akhir hidup, tetapi dimulainya kehidupan lain yang berbeda. Lukas menulis secara rinci tentang peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus.

Selanjutnya...

Renungan Singkat

"Cinta bisa buat orang bahagia; uang bisa buat dunia berputar; tapi sahabat... ah, itu yang buat hidup lebih hidup."

Tanpa Nama

Kristen | Suara Pembaca
Pungli Di Bus DAMRI Memalukan PDF Cetak E-mail Dibaca: 1410
PostAuthorIcon Redaksi Mukinews.com    PostDateIcon Sabtu, 23 Maret 2013 21:24

Pada Minggu (17/3), pukul 22.00 WIB, saya membeli dua tiket bus DAMRI eksekutif dari Jakarta ke bandar Lampung. Saya membawa barang elektronik berupa televisi 21”. Petugas DAMRI setempat yang bernama Ansori, menurut informasi dia adalah kepala operasional paket di Gambir, meminta saya membayar bagasi karena barang yang saya bawa adalah barang elektronik.

Saya kaget, karena dalam aturan yang tertera di tiket, tidak ada biaya tambahan apabila membawa barang eletronik. Dalam tiket ada aturan di butir 5 bahwa barang bawaan di atas 10 kilogram dikenakan biaya angkutan.

Dari pada lama berdebat, saya tanya, berapa biaya bagasi yang harus dibayar? Pak Ansori tidak bisa menjawab secara profesional, malah dengan nada ketus dia katakan, “Situ mau bayar berapa untuk barang itu?". Mendengar jawaban itu, saya berkesimpulan pernyataan Pak Ansori mau melakukan pungli karena tidak ada aturan retribusi resmi sesuai peraturan yang berlaku atau peraturan Perum DAMRI.

Setelah proses debat yang panjang dan karena bus akan mau berangkat, Pak Ansori menetapkan saya harus membayar Rp 50.000,- di tempat dan bukan di loket Damri. Menurut pengakuan Pak Ansori,  biasanya biaya bagasi untuk barang elektronik TV sebesar Rp 150.000,-. Berhubung saya sudah membeli 2 tiket bus, maka  saya dapat diskon, saya hanya cukup bayar Rp 50.000,-.

Mohon kepada pihak Perum DAMRI mengusut tindakan pungli atau bisa di indikasikan sebagai tindakan pemerasan terhadap penumpang, karena memungut biaya tidak berdasarkan aturan yang ada. Saya sebagai masyarakat pelanggan tetap jasa transportasi DAMRI merasa kecewa dengan adanya tindakan dan pelayanan yang tidak baik seperti ini.  Atas perhatian dan kerja samanya saya sangat berterima kasih.

Salam

Fernando

Lampung

Comments  

 
0 # Ega Mawardin 2013-12-13 10:10
pungli sulit dihapus karena ia berjemaah dari pemimpin sampai ke bawah sekalipun, kesempatan selalu dimanfaatkan untuk sekedar dapat menipu.
Reply | Reply with quote | Quote